Dasar-Dasar Blockchain
Pendahuluan
Teknologi blockchain adalah cara revolusioner untuk menyimpan dan melacak data, sekaligus membuat data itu bisa diakses siapa saja. Blockchain menata data dalam satu daftar publik berisi seluruh riwayat transaksi yang bisa dilihat siapa pun, tapi tidak bisa diubah. Daftar publik ini secara keseluruhan disebut buku besar blockchain.
Setelah menelusuri lapisan-lapisan blockchain, kamu akan memahami struktur yang ditampilkan alat bernama penjelajah blok: daftar blok, transaksi di dalam blok itu, dan detail tiap transaksi. Untuk melihatnya langsung, coba Etherscan, penjelajah blok populer untuk Ethereum.
Struktur Blockchain
Istilah blockchain bisa dipakai sebagai kata benda (blockchain Bitcoin) atau kata sifat (teknologi blockchain). Bagaimanapun, blockchain merujuk pada seluruh struktur tempat mata uang kripto dibangun.
Dilihat dari luar ke dalam, ada 3 tingkat struktur di sebuah blockchain:
Blockchainsecara keseluruhan tersusun dari banyak blok yang terhubung berurutanBloktersusun dari kumpulan transaksi yang digabungkanTransaksiadalah perpindahan nilai, atau instruksi ke program, antaralamatdi jaringan
Struktur tiga tingkat ini menghasilkan buku besar kriptografis, yaitu riwayat seluruh transaksi di jaringan yang tidak bisa diubah.
Cek Pengetahuan 1
Apa itu blockchain?
-
[ ] Kumpulan transaksi tertata yang disebut blok
-
[ ] Catatan bersama yang bisa dilihat siapa pun, tidak bisa diubah
-
[ ] Blok yang saling terhubung secara berurutan
-
[ ] Semua benar
Menelaah Buku Besar
Di sistem uang biasa, kita percaya pihak ketiga seperti bank untuk mencatat berapa uang yang dimiliki tiap orang. Tapi untuk benar-benar Bankless, kita ingin sistem yang tidak menuntut kita percaya pada satu pihak untuk mengelola buku besar.
Buku besar adalah daftar SEMUA transaksi yang pernah dibuat di sebuah blockchain, dan siapa pun bisa melihatnya di blockchain publik. Sekelompok transaksi dari buku besar membentuk blok yang bersama-sama menyusun blockchain.
Saat transaksi baru ditambahkan ke buku besar, saldo di tiap alamat diperbarui; transaksi lama tidak bisa diubah. Ibarat siapa pun boleh melihat seluruh riwayat transaksi rekening bank semua orang, kapan saja.
Transaksi di Buku Besar
Mari lihat beberapa contoh transaksi:
- Alice mengirim 5 ETH ke Bob
- Bob mengirim 2 ETH ke Charlie
Tiap transaksi menunjukkan perubahan jumlah mata uang kripto di setiap alamat, sehingga hasil total semua transaksi ADALAH jumlah mata uang kripto yang dimiliki tiap alamat.
⇒ Alice berkurang 5 ETH
⇒ Bob bertambah 3 ETH total (menerima 5, mengirim 2)
⇒ Charlie bertambah 2 ETH
Cek Pengetahuan 2
Mana yang benar tentang buku besar blockchain publik?
-
[ ] Semua transaksi bersifat publik dan transaksi lama tak bisa diubah
-
[ ] Buku besar mencatat jumlah mata uang kripto tiap alamat saat ini
-
[ ] Buku besar bertambah panjang saat transaksi baru masuk
-
[ ] Semua benar
Desentralisasi
Transaksi di buku besar blockchain bukan hanya tidak bisa diubah, tapi juga dibagikan dan disebar ke jaringan komputer yang sangat luas. Agar tidak ada satu pihak pun yang bisa mengubah datanya, salinan buku besar blockchain disimpan di banyak komputer, yang disebut node, di seluruh jaringan.
Data yang dibagikan inilah yang membuat buku besar blockchain terdesentralisasi. Tidak ada otoritas atau pihak tunggal yang mengendalikan datanya. Blockchain seperti Ethereum juga bersifat publik karena buku besarnya bisa dilihat siapa saja.
Untuk pelajaran ini, cukup ingat bahwa data buku besar dibagikan ke banyak komputer yang menjalankan jaringan Ethereum.
Cek Pengetahuan 3
Apa yang membuat blockchain terdesentralisasi?
-
[ ] Hanya satu pihak yang bisa menulis ke blockchain
-
[ ] Memenuhi syarat desentralisasi yang ditetapkan pemerintah
-
[ ] Buku besar tersimpan di banyak komputer, tanpa pengendali tunggal
-
[ ] Buku besar disimpan di satu server yang aman
Anatomi Blok
Fitur penting blockchain adalah data transaksi lama tidak bisa diubah setelah masuk ke dalam blok. Sebabnya, tiap blok punya hash blok yang unik, seperti sidik jari, yang dipakai untuk merangkai blok satu demi satu. Tidak ada yang bisa mengubah transaksi lama tanpa mengubah sidik jari itu, dan sidik jari SEMUA blok sesudahnya, karena tiap sidik jari bergantung pada sidik jari sebelumnya.
Jadi tiap blok sederhananya adalah sekelompok transaksi, ditambah sidik jari unik (hash blok) yang dihitung dari isi blok itu. Blok saling dirantai karena masing-masing merujuk sidik jari unik blok sebelumnya, membentuk satu blockchain yang tersambung.
Cek Pengetahuan 4
Apa fungsi hash blok?
-
[ ] Mengenkripsi data blok agar tidak bisa dibaca siapa pun
-
[ ] Merangkai blok dan menjaga data transaksi lama tetap utuh
-
[ ] Memastikan transaksi terkirim ke alamat yang benar
-
[ ] Memastikan blockchain tetap terdesentralisasi
Di Dalam Sebuah Blok
Ingat, data blok hanyalah sekelompok transaksi yang digabungkan. Melihat ke dalam satu blok, kita menemukan daftar transaksi dan sedikit data tentang siapa yang membuat blok itu.
Dari contoh tadi saat membahas buku besar blockchain, kedua transaksi itu bisa dikelompokkan dalam satu blok, atau tersebar ke beberapa blok seiring waktu. Tapi di blok mana pun mereka masuk, semuanya akhirnya ditambahkan ke buku besar blockchain.
- Alice mengirim 5 ETH ke Bob
- Bob mengirim 2 ETH ke Charlie
Ingat juga bahwa tiap blok harus merujuk hash blok blok sebelumnya untuk merangkai blockchain.
Cek Pengetahuan 5
Informasi apa yang ada di dalam sebuah blok?
-
[ ] Semua informasi yang ada di blok sebelumnya
-
[ ] Apa pun yang relevan, karena ukuran blok tidak terbatas
-
[ ] Data transaksi dan rujukan ke blok sebelumnya
-
[ ] Semua data transaksi dalam rentang waktu tertentu
Transaksi Individual
Data di blockchain mana pun sederhananya adalah daftar transaksi, catatan perpindahan nilai antar pengguna. Tiap transaksi harus ditandatangani dengan tanda tangan digital pengirim agar sah.
Inilah yang kamu lakukan saat mengonfirmasi transaksi di dompet: kamu menandatanganinya untuk memberi izin. Anggap saja versi digital dari membubuhkan tanda tangan di cek, struk, atau transaksi kartu kredit.
Transaksi bisa sederhana, seperti mengirim aset kripto, atau lebih rumit, seperti menukar aset kripto atau bahkan memasang kode khusus yang berjalan saat dipicu, yang disebut kontrak pintar.
Terakhir, tiap transaksi punya penanda digital unik, disebut hash transaksi, yang tidak dimiliki transaksi lain. Ini memudahkan merujuk satu transaksi di kemudian hari dan memastikan detailnya tidak bisa diubah setelahnya.
Cek Pengetahuan 6
Data di blockchain hanyalah daftar transaksi yang dikelompokkan ke dalam blok. Contoh transaksi seperti itu antara lain:
-
[ ] Mengirim atau menerima aset kripto
-
[ ] Mengubah ukuran blok
-
[ ] Menyunting data blockchain lama
-
[ ] Semua benar
Alamat Pengguna
Alamat adalah penanda publik yang bisa dicari siapa saja di blockchain. Seperti alamat email, siapa pun bisa mengirim dana ke sana, tapi hanya pemegang kunci privat yang bisa membuka dan memakai dana di alamat itu.
Di Ethereum, alamat selalu diawali _0x__________ dan terdiri dari 42 karakter berupa angka dan huruf yang diturunkan dari kunci publik alamat tersebut.
Saat melihat satu transaksi di penjelajah blok, kita bisa melihat alamat From: dan To:. Ini tidak memberi tahu siapa orang yang mengendalikan alamat itu, tapi siapa pun bisa melacak perpindahan mata uang kripto di seluruh buku besar blockchain.
Cek Pengetahuan 7
Apa yang benar tentang alamat blockchain?
-
[ ] Alamat adalah penanda publik berbagai pihak di blockchain
-
[ ] Di Ethereum, alamat selalu diawali 0x
-
[ ] Pemegang kunci privat bisa memakai dana di alamat itu
-
[ ] Semua benar